Pemerintah: Garda Terdepan Penumpas Narkoba
Narkoba adalah ancaman nyata yang menggerogoti sendi-sendi bangsa, merusak generasi muda, dan menciptakan lingkaran kejahatan. Dalam menghadapi krisis ini, pemerintah memegang peran sentral dan tidak tergantikan sebagai garda terdepan dalam upaya penumpasan dan penanganannya.
Peran pemerintah dimulai dari pencegahan melalui edukasi masif dan kampanye kesadaran bahaya narkoba di sekolah, komunitas, hingga media. Tujuannya adalah membangun kekebalan sosial agar masyarakat, terutama kaum muda, tidak mudah terjerumus.
Selanjutnya, penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi adalah tulang punggung pemberantasan. Aparat seperti kepolisian, BNN (Badan Narkotika Nasional), dan Bea Cukai secara aktif memburu sindikat narkoba, memutus mata rantai peredaran, menangkap pengedar, serta menyita barang bukti. Ini mencakup pengawasan ketat di perbatasan dan pintu masuk negara.
Tidak hanya itu, pemerintah juga bertanggung jawab atas rehabilitasi bagi para pecandu. Dengan menyediakan fasilitas dan program rehabilitasi yang memadai, pemerintah berupaya memulihkan mereka dari ketergantungan agar bisa kembali produktif dan diterima di masyarakat. Aspek regulasi dan pengawasan terhadap bahan baku dan obat-obatan yang berpotensi disalahgunakan juga menjadi fokus untuk mencegah kebocoran dan penyalahgunaan.
Singkatnya, peran pemerintah dalam penanganan narkoba bersifat holistik dan komprehensif, mencakup pencegahan, penindakan, hingga pemulihan. Namun, keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Tanpa dukungan kolektif, perang melawan narkoba akan sulit dimenangkan.
