Berita  

Dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut dan pesisir

Samudra di Ambang Krisis: Ketika Perubahan Iklim Mengancam Jantung Biru Bumi

Perubahan iklim, fenomena global yang tak terhindarkan, kini mengancam jantung biru planet kita: ekosistem laut dan pesisir. Lautan, sebagai penyerap panas dan karbon dioksida terbesar, kini mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan, dengan konsekuensi serius bagi kehidupan di dalamnya dan manusia di sekitarnya.

Kenaikan Suhu Laut: Pemutihan Karang dan Migrasi Spesies
Salah satu dampak paling nyata adalah kenaikan suhu air laut. Lautan telah menyerap lebih dari 90% kelebihan panas akibat emisi gas rumah kaca. Suhu yang lebih hangat memicu pemutihan terumbu karang secara massal, mengubah ekosistem vital ini menjadi gurun bawah laut. Ikan dan biota laut lainnya terpaksa bermigrasi mencari perairan yang lebih dingin, mengganggu rantai makanan dan keseimbangan ekosistem.

Pengasaman Laut: Ancaman Senyap bagi Kehidupan Bercangkang
Bersamaan dengan itu, pengasaman laut menjadi ancaman senyap. Penyerapan karbon dioksida (CO2) berlebih dari atmosfer menyebabkan pH air laut menurun. Kondisi asam ini mempersulit organisme bercangkang seperti kerang, siput laut, dan bahkan terumbu karang untuk membentuk dan mempertahankan struktur kalsium karbonat mereka. Ini mengancam dasar rantai makanan laut, termasuk plankton yang menjadi makanan utama banyak spesies.

Kenaikan Permukaan Air Laut dan Cuaca Ekstrem: Hantaman bagi Pesisir
Di wilayah pesisir, kenaikan permukaan air laut dan intensitas cuaca ekstrem menghadirkan ancaman langsung. Pelelehan gletser dan ekspansi termal air laut menyebabkan garis pantai mundur, memicu abrasi, intrusi air laut ke lahan pertanian, dan banjir pesisir yang lebih sering. Ekosistem penyangga alami seperti hutan mangrove dan padang lamun, yang vital untuk perlindungan pantai dan tempat pemijahan ikan, rusak parah atau bahkan hilang.

Konsekuensi Luas: Kehilangan Keanekaragaman dan Mata Pencarian
Dampak-dampak ini tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati laut, tetapi juga mata pencarian jutaan manusia yang bergantung pada laut, dari nelayan hingga industri pariwisata. Ekosistem laut dan pesisir adalah penjaga kehidupan di Bumi; kerusakannya adalah kerugian tak ternilai bagi kita semua. Mengatasi perubahan iklim bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menyelamatkan jantung biru planet kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *