Kebijakan represif

Bungkam Suara, Bekukan Hak: Anatomi Kebijakan Represif

Kebijakan represif adalah seperangkat tindakan pemerintah yang dirancang untuk menekan, mengontrol, dan membatasi kebebasan dasar warga negara demi mempertahankan kekuasaan atau stabilitas yang semu. Ini bukan sekadar regulasi, melainkan instrumen sistematis yang mengikis ruang sipil dan hak asasi manusia.

Ciri khasnya meliputi sensor media yang ketat, pengawasan massal terhadap warga, penangkapan sewenang-wenang terhadap pembangkang, serta pembatasan ketat terhadap hak berkumpul dan berekspresi. Seringkali, kebijakan ini dibalut dalam narasi "keamanan nasional" atau "ketertiban umum," padahal tujuannya jelas: menciptakan iklim ketakutan dan kepatuhan. Undang-undang yang ambigu dan diskriminatif seringkali menjadi alat legalisasinya.

Dampaknya mengerikan: masyarakat hidup dalam ketakutan, inovasi terhambat, kritik dibungkam, dan potensi kolektif suatu bangsa mati suri. Kebijakan represif bukanlah solusi jangka panjang, melainkan racun yang menggerogoti fondasi masyarakat yang sehat, demokratis, dan beradab. Mereka menciptakan ilusi stabilitas dengan mengorbankan kebebasan dan martabat manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *