Gelombang Baru Perikanan: Inovasi dan Keberlanjutan Jadi Kunci
Sektor perikanan global, termasuk di Indonesia, terus menunjukkan dinamika yang menarik. Bukan sekadar soal tangkapan atau budidaya, namun kini bertransformasi menjadi arena inovasi dan komitmen terhadap lingkungan.
Berbagai laporan menunjukkan bagaimana teknologi menjadi pendorong utama efisiensi dan peningkatan produktivitas. Dari pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk monitoring kualitas air di tambak, penggunaan drone untuk pengawasan perairan, hingga aplikasi berbasis AI untuk memprediksi pola migrasi ikan, inovasi digital membuka cakrawala baru bagi para pelaku usaha, dari nelayan kecil hingga korporasi besar.
Di sisi lain, isu keberlanjutan tak kalah mendominasi. Tekanan terhadap sumber daya laut akibat penangkapan berlebih dan perubahan iklim mendorong praktik perikanan yang lebih bertanggung jawab. Sertifikasi produk perikanan berkelanjutan, pengembangan budidaya ramah lingkungan, serta penegakan hukum terhadap illegal fishing menjadi agenda prioritas pemerintah dan organisasi lingkungan. Tujuannya jelas: memastikan sumber daya laut tetap lestari untuk generasi mendatang.
Singkatnya, masa depan perikanan bergantung pada harmonisasi antara ambisi ekonomi dan tanggung jawab ekologis. Sinergi antara inovasi teknologi dan komitmen terhadap keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk memastikan sektor ini tetap produktif dan lestari bagi semua.












